Memperbaiki redirect /cgi-sys/defaultwebpage.cgi pada add-on domain baru di cPanel

Kadang-kadang saat kita menambahkan domain (add-ons domain) baru ke cpanel, dan mengakses domain tersebut, domain diredirect ke /cgi-sys/defaultwebpage.cgi.

Walaupun sudah mengikuti petunjuk cpanel, dengan cara meresolve DNS cache, windows > run > ipconfig /flushdns. Tetap saja tidak bisa. Bagaimana solusinya?

Ada cara yang sangat mudah agar domain kita bisa diakses.

Jika kita menggunakan hosting shared, cobalah mengontak CS hosting, tetapi jika punya VPS/Dedicated Server. Caranya sangat gampang.

Login ke SSH, pastikan login sebagai root dan ketik perintah dibawah ini.

/scripts/upcp –force

Rebuild httpd.conf 
/scripts/rebuildhttpdconf

Kemudian Restart cpanel dan httpd
/etc/init.d/cpanel restart
/etc/init.d/httpd restart

Setelah itu tekan CTRL + SHIFT + R (google chrome / mozilla product) untuk menghilangkan cache yang tersimpan.

Google Penguin

Google kembali mengadopsi hewan peliharaan, si penguin. Bagaimana bisa bertahan dari serangan google penguin?

  1. Title halaman tag sebaiknya seperti :
    Keyword1 – Keyword2 | NamaBrand
  2. Layout yang rapi dan enak dipandang. Footer yang rapi, sidebar yang rapi, dan link navigasi yang rapi. Jangan samakan link footer / navigasi.
  3. Sitemap xml / sitemap HTML penting untuk visitor. Buatlah sitemap yang readable, enak dibaca visitor.
  4. Pikirkan, setiap membuat website jangan bergantung pada google dan search engine lainnya.
  5. Persingkat permalink URL dan persingkat title dengan sejelas mungkin.
  6. Jangan terlalu banyak keyword spammy / keyword density berulang-ulang.
  7. Jangan menyewa copy writer, terumata copywriter indonesia yang menulis asal-asalan.
  8. Jangan build backlinks, cari partner backlinks secara natural 1-2 bulan sekali, hunting website yang setopik.
  9. Catat, berapa lama visitor betah diwebsite, jika kurang dari 8 detik, evaluasi lagi mengapa visitor tidak betah di website kita.

Mengecek Kebenaran

Pertama-tama kita harus meyakinkan diri sendiri :
Saya percaya Dewa Ra.
Saya penyembah Dewa Ra.
Saya sujud kepada Dewa Ra.
Saya anggap semua manusia yang selain penyembah Dewa Ra akan masuk Neraka.
Saya benci hidup.
Saya percaya Alien.
Saya suka mengolok-olok orang lain.
Saya itu jenius.
Saya benar, sedangkan orang lain salah.
Saya yakin saya benar.

Kemudian beri imbuhan kata tanya :
Apakah saya percaya Dewa Ra?
Apakah saya penyembah Dewa Ra?
Apakah saya sujud kepada Dewa Ra?
Apakah saya anggap semua manusia yang selain penyembah Dewa Ra akan masuk Neraka?
Apakah saya benci hidup?
Apakah saya percaya Alien?
Apakah saya suka mengolok-olok orang lain?
Apakah saya itu jenius?
Apakah saya benar, sedangkan orang lain salah?
Apakah saya yakin saya benar?

Setelah kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas dengan Tidak/Ya, kemudian ubah kata tanya.
Mengapa saya percaya Dewa Ra?
Mengapa saya penyembah Dewa Ra?
Mengapa saya sujud kepada Dewa Ra?
Mengapa saya anggap semua manusia yang selain penyembah DewaRa akan masuk Neraka?
Mengapa saya benci hidup?
Mengapa saya percaya Alien?
Mengapa saya suka mengolok-olok orang lain?
Mengapa saya itu jenius?
Mengapa saya benar, sedangkan orang lain salah?
Mengapa saya yakin saya benar?

Alasan untuk mengecek kebenaran dari diri sendiri sangat manjur ketika kita “kebetulan” terlahir disebuah sistem sosial yang majemuk. Karena “kebetulan” itulah kita terlahir, dan apakah kita akan membuka pikiran kita karena “kebetulan” itu?

Contoh, bahwa tetangga saya lahir di Agama Katolik, lalu kita sangat yakin mereka pasti masuk neraka. Cara berpikir demikian adalah salah karena mereka “Kebetulan” tetangga saya lahir dikeluarga katolik. Misalnya, saya beragama islam, tetapi apakah saya tidak “kebetulan” lahir dikeluarga muslim? karena bagi orang-orang katolik kita “kebetulan” lahir dikeluarga muslim.

Hukum “kebetulan” tadilah yang selalu cocok dengan keadaan alam semesta kita. Pertanyaan-pertanyaan nalar kritis adalah jembatan bagi manusia untuk menjawab dan menerima hal baru untuk bisa dibuktikan, dan bukannya mempercayai sesuatu secara buta dari generasi ke generasi, tanpa tanya dan menutup semua kemungkinan.

Pembuktian adalah sebuah metode yang dikenalkan oleh sains, berkatnya kita bisa menikmati koneksi internet, kita bisa melilhat tv, kita bisa berobat, dan tidak jadi meninggal. Sebuah konsep tanpa pembuktian dan menghentikan upaya untuk membuktikan, adalah pemikiran tertutup, karena ketertutupan tidak bisa dibuktikan, dan kebenaran tidak bisa dicek secara benar. Dalam sains sendiri jika suatu teori yang dianggap benar, tidak selalu benar, karena akan ada ide-ide baru yang mendekati benar, sedangkan teori lama tetap digunakan pada hal tertentu saja.

Membuat website berkualitas

Tidak semua orang punya bakat membuat website berkualitas. Kuncinya terletak di isi (content) dan komitmen kita untuk mengembangkan website kita.

Bisa jadi banyak webmaster punya 100 website dan semuanya hanya untuk make money, atau membuat 5 blog dengan topik yang berbeda. Sangat sulit sekali ketika kita membangun website tahun 2012 ini, terasa semakin ketinggalan saja, website tidak profit, dan visitor tidak ada.

Urungkan niat kita untuk menghakimi google, atau search engine lainnya, karena website kita hanya untuk profit. Kata salah satu internet marketer, Website ya untuk cari duit, buat apalagi? , dan semakin banyak internet marketer indonesia yang bermindset begitu, berawal dari blog lalu ke website matre, semua serba kapitalisasi. Dan semua serba otomatis, clickjacking, beli trafik, beli trafik ppc.

Ya semua orang punya ide masing-masing, dan idealisme mereka kadang terlalu bentrok dengan idealisme kita.

Orang indonesia, lebih cenderung untuk tidak meningkatkan nilai hidup ketimbang nilai status sosial atau nilai hedon mereka. Tidak jarang kita temui para internet marketer sering mengolok-ngolok yang tidak sealiran, menghujat-hujat yang tidak sealiran. Bahkan lebih parah menghujat programmer, ya memang senangnya cari gara-gara saja kerjaan mereka, mentang-mentang mereka punya duit banyak, dan nilai hidup dan kedewasaan kebijaksanaa mereka tidak ada peningkatan sama sekali.

Okay kita sudahi pembicaraan yang tidak penting seperti itu, paragraf diatas hanya untuk preface saja agar lebih serius membacanya.

Untuk membangun website yang berkualitas:

  1. Jangan berpikir komersil diawal pembuatan website.
  2. Tentukan, tentang apakah website kita.
  3. Konsisten dan pegang erat komitmen kita untuk mengupdate isi website.
  4. Isi content yang menguntungkan pembaca atau orang yang sehobi dengan isi website kita.
  5. Periksa tampilan apakah tampilan website kita unik sejagad internet.
  6. Tetap senang dan puas terhadap apa yang telah kita kerjakan, karena kita yakin pekerjaan kita sudah semaksimum mungkin.
  7. Sebarkan website kita kepada komunitas dan teman yang sehobi dengan kita.

Contoh jika kita punya hobi tentang menggambar karakter misalnya, kita bisa memberikan tutorial gratis cara mengggambar yang benar, bagaimana menggambar mata, bagaimana menggambar rambut, bagaimana mimik dan emosi karakter yang kita gambar. Lalu sebarkan kekomunitas.

Apakah perlu seo?
SEO perlu hanya untuk sementara, SEO adalah tahap awal saja, karena google sekarang lebih jenius daripada versi sebelumnya. Anggap saja SEO adalah pondasi saja, jangan terlalu over menganggap SEO serius.

SEO bisa kita kerjakan tahun ke dua atau akhir tahun setelah komunitas menyukai website kita.

Contoh kasus adalah paper-replika.com punya teman facebook julius perdana, dia hobi sekali dengan papercraft, 1 minggu sekali update content, hanya untuk hobi, tetapi suatu saat disarankan oleh saudara kembar saya untuk bermain adsense atau memonetasi websitenya. Alhasil perbulan dia bisa rutin mendapat minimal $500, dari sekedar hobi saja, bukan untuk mengejar target bulanan.

Kesimpulan
Nikmati hidup kita dengan penuh makna,  jangan tertekan dengan minimum penghasilan, lakukan dengan kesenangan hati kita, sangat tidak baik bila mengolok-olok dan mengkafirkan yang tidak sealiran. Dan, membuat website adalah menyenangkan, jangan jadikan “depresi/stress” berkembang biak diotak kita gara-gara mengejar profit dari website. Tentukan visi selain hobi, misal membangun dan memperkuat kemampuan kita tentang musik, seni, filosofi, dsb.

P.S: Artikel ini bersambung ke part selanjutnya…

Mengenal Mimetoliths

Kebanyakan dari kita pernah melihat debat-debat agama yang saling mengajukan argumennya, seperti menyodorkan gambar-gambar lambang keagamaan mereka, ataupun lambang-lambang tuhan mereka yang biasanya muncul di langit atau berbagai benda yang menyerupainya.

Tetapi ketika berbicara dalam ilmu pengetahuan semua itu disebut mimetoliths, berikut adalah paper dari Richard V. Dietrich http://condor.cmich.edu/utils/getfile/collection/p1610-01coll1/id/3445/filename/3446.pdf

Dalam dokumen tersebut semua bendapun bisa mirip 80% dari aslinya, bahkan mungkin benda-benda yang menyerupai benda lain boleh jadi mahal nilainya. Ini bisa jadi bisnis baru, jika anda mengoleksi benda-benda unik dengan tekstur atau bentuk menyerupai benda lainnya.

Sebagai contoh, batu mirip kupu-kupu, atau pohon mirip orang, dst. Sisi positif yang kita manfaatkan dari sisi negatif, bisa melahirkan sisi positif lebih banyak ketimbang sisi negatifnya.

Harga BBM naik, yang salah siapa?

Harga BBM akan naik, yang salah jelas pemerintah. Tapi pemerintah menuding yang salah adalah keadaan dunia. Saya jelas menolak.

Mengapa pemerintah salah? karena kapitalis itu punya teknologi, mereka adalah kaum modal, asal punya modal apa saja bisa dikuasai. Padahal tan malaka sudah mengingatkan pada madilognya, bahwa kita harus merangkul kaum yang punya minyak, kaum yang punya tambang, kunci indonesia bisa berjaya hanya itu.

Kenyataannya lain, kapitalis masuk lalu merampok kekayaan kita dengan teknologi mereka, sedangkan pemerintah dengan dalih investasi, itu tidak masuk akal, mengapa kita tidak bisa menciptakan teknologi sendiri? sedangkan Iran saja bisa menguasai dan menciptakan teknologi sendiri dengan cepat beberapa dekade terakhir.

Masih ingat jepang? tahun ’45 jepang pernah kalah dengan amerika, tetapi sekarang? jepang sudah menguasai teknologi robotik, dan nanoteknologi. Indonesia kemana? indonesia masih jalan ditempat, atau mungkin malah jalan berbalik arah. Ngapain saja indonesia?

Indonesia masih mengurus soal moralitas, mana yang boleh, mana yang tidak, mana yang mengundang syahwat mana yang tidak. Apa indonesia kalah dengan malaysia? tentu saja soal inovasi masih kalah jauh. Indonesia mengedepankan vandalistis (kekerasan; yang biasanya dieja anarkis, padahal artinya lain).

Indonesia rasis, iya memang rasis, itulah sebabnya cina-cina di indonesia tidak dianggap sama oleh kaum tertentu. Dan akhirnya mindset cina-cina yang sudah terlanjur melekat yaitu “cina yang sombong” menjadi akar utama mindset chinese. Karena mindset mereka begitu, maka chinese berjuang sendirian oleh bisnis-bisnis mereka, sedangkan para pribumi masih saja menyoalkan moralitas dan tetek bengeknya (walaupun mungkin definisi moral yang mereka kumandangkan itu berbeda dengan arti sebenarnya).

Banyak anak muda indonesia yang berkarya, mungkin banyaknya bisa dihitung dengan jari tangan + jari kaki. Tidak sebanding dengan kerakusan, ketamakan dan keserakahan rakyatnya, siapa saja yang jadi wakil rakyat, tidak ingat yang dibawah. Dan memang tidak terjadi pada 10 tahun terakhir, tapi sudah sifat manusia sedari 1000 tahun yang lalu.

Apa yang dibutuhkan indonesia? hanya ilmu pengetahuan, kapitalis adalah orang yang cerdik, mereka memanfaatkan ilmuwan untuk merisetkan sesuatu yang berguna bagi mereka, dan berguna bagi dunia. Dan akhirnya menjual teknologi kepada dunia. Di indonesia? ada, tapi segelintir. Memang ada tapi pemerintah yang menolak sains.

Kuncinya ilmu pengetahuan, bahkan bapak founder amerika saja juga para ilmuwan. Kita memang punya tan malaka, mungkin punya sukarno, punya agus salim yang sempat jadi atheist dan akhirnya jadi muslim yang rahmatan lil alamin. Tapi semua tergerus order baru. Saat ini kita bangsa yang besar ini, jadi budak kapitalis lagi.

Ambil yang bagus dari produk kapitalis, kita tiru dan kita kembangkan, lama-lama kita terbiasa oleh teknologi ciptaan kita sendiri.

Jangan menunggu pemerintah, karena sampai bumi hancur dihantam asteroid pun pemerintah tak akan paham.

Bidadari kecilku

Hari ini senyumku begitu lebar, telah dikaruniai gadis kecil, anak yang kuberi nama Alicia Flara Violetta. Bersama istriku aku akan membesarkannya sepenuh hati dan penuh kebersamaan. Melaju dengan sebanyak-banyaknya harapan. Semoga Flara menjadi gadis yang cerdas dan meneruskan keinginan papa dan mamanya.

Inspirasi Berkarya

Coldplay adalah salah satu band favorit saya yang tiap hari saya putar lagunya via youtube. Sebuah inspirasi dari seseorang ke seorang lainnya bisa mengubah dunia. Itulah yang saya rasakan.

Inspirasi adalah sebuah proses untuk menangkap dan mengambil sisi yang baik, pragmatis. Untuk apa manusia hidup? pertanyaan tersebut sangat fundamental bagi banyak orang.

Pasalnya, kegiatan kita sehari-hari tidak luput dari rutinitas yang tiada henti ujungnya, tak berujung dan tak bertepi. Tetapi kita bisa lari dari rutinitas itu jika kita merenung penuh (tak perlu seharian). Memikirkan penuh kewajiban kita sebagai manusia.

Untuk apa manusia itu hidup, adalah untuk membagi informasi yang kita peroleh selama kita hidup. Menuangkannya dalam sebuah tulisan atau dalam sebuah karya, hingga ketika kita meninggal nantinya semua apa yang kita lakukan, tergambar dalam karya-karya kita.

Apa yang Anda lakukan tidak sia-sia, apakah selama hidup Anda hanya jalan-jalan, menikmati uang dan tidak ada yang kita wariskan?

Bagi saya yang terpenting itu adalah saat hidup, memang saya tidak sependapat dengan orang-orang bahwa matilah awal dari hidup. Saya menolak konsep itu, yang saya lakukan haruslah bermanfaat saat kita masih hidup.

Sebelum terlambat, saatnya Anda bertanya pada diri sendiri.

Sudahkah anda berkarya dan memberikan inspirasi kepada manusia-manusia lain?

Pesan kepada semua insan manusia

Pemerintahan adalah sebuah aset untuk segelintir orang, menikmati, memperkosa, dan merampok aset yang dimiliki orang banyak, kekayaan, ide, kebebasan, dan kesempatan yang dimiliki rakyat banyak dirampas secara cuma-cuma.

Kita bukan mesin yang bisa di remote oleh orang-orang itu, kita adalah rakyat, rakyat harus berani, pemerintah harus takut kepada rakyat, ketika pemerintah tidak takut kepada kita, kita telah teracuni oleh virus keserakahan.